Jakarta, Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Jumat (29/12) lalu, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menerima audiensi dari Pengurus Pusat Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (PP KMNU) di Gedung PBNU Jl Kramat Raya No 164, Jakarta Pusat.
Rombongan KMNU datang diketuai Presidium Nasional (Presnas) I KMNU Hamzah Alfarisi beserta 12 anggota lainnya yang merupakan pengurus KMNU Nasional, Panitia Munas ke-4, dan perwakilan KMNU Perguruan Tinggi antara lain KMNU IPB, KMNU STIS, dan Iman STAN.
Hamzah memaparkan bahwa kegiatan Munas ke-4 KMNU akan diikuti oleh 24 KMNU Perguruan Tinggi se-Indonesia dan Malaysia.
Kiai Said menyambut baik perkembangan yang dicapai KMNU saat ini. Ia menyampaikan bahwa tantangan kehidupan bernegara saat ini cukup berat.
“Untuk menjadi radikal sangatlah mudah, namun untuk tetap teguh bersikap moderat itulah yang susah. Dibutuhkan komitmen kuat untuk tidak condong kiri dan tidak pula condong kanan,” tutur Kiai Said.
"Walau banyak fitnah yang ditujukan ke kita, jangan pernah menyerah. Percayalah bahwa mengurusi NU insyaallah banyak berkahnya,” imbuh Kiai Said.
Hamzah mengungkapkan bahwa apa yang dikerjakan KMNU tidak ada niat untuk menjadi pesaing bagi pihak mana pun.
Pada akhir perbincangan, Kiai Said mengungkapkan kesediannya untuk menghadiri dan membuka Munas ke-4 KMNU. (Ahmad Nur Faid/Kendi Setiawan)
Dari Nu Online: nu.or.id
Kedung Sukun Adiwerna Tegal AlaSantri, Warta Kedung Sukun Adiwerna Tegal
Rombongan KMNU datang diketuai Presidium Nasional (Presnas) I KMNU Hamzah Alfarisi beserta 12 anggota lainnya yang merupakan pengurus KMNU Nasional, Panitia Munas ke-4, dan perwakilan KMNU Perguruan Tinggi antara lain KMNU IPB, KMNU STIS, dan Iman STAN.
| Kiai Said Nyatakan Bersedia Buka Munas Keempat KMNU (Sumber Gambar : Nu Online) |
Kiai Said Nyatakan Bersedia Buka Munas Keempat KMNU
Tujuan audiensi selain bersilaturahim, juga mengundang KH Said Aqil Siroj untuk membuka Musyawarah Nasional ke-4 KMNU yang akan diadakan di Bogor, akhir Januari 2018 mendatang.Hamzah memaparkan bahwa kegiatan Munas ke-4 KMNU akan diikuti oleh 24 KMNU Perguruan Tinggi se-Indonesia dan Malaysia.
Kiai Said menyambut baik perkembangan yang dicapai KMNU saat ini. Ia menyampaikan bahwa tantangan kehidupan bernegara saat ini cukup berat.
“Untuk menjadi radikal sangatlah mudah, namun untuk tetap teguh bersikap moderat itulah yang susah. Dibutuhkan komitmen kuat untuk tidak condong kiri dan tidak pula condong kanan,” tutur Kiai Said.
Kedung Sukun Adiwerna Tegal
Ia meneruskan amanah NU sangat banyak. Amanah itu harus dikerjakan bersama-sama."Walau banyak fitnah yang ditujukan ke kita, jangan pernah menyerah. Percayalah bahwa mengurusi NU insyaallah banyak berkahnya,” imbuh Kiai Said.
Hamzah mengungkapkan bahwa apa yang dikerjakan KMNU tidak ada niat untuk menjadi pesaing bagi pihak mana pun.
Kedung Sukun Adiwerna Tegal
“Sebagai santri, kami hanya ingin dapat berkontribusi, mengambil peran yang masih kosong dan pada akhirnya bisa saling melengkapi untuk mengerjakan tugas NU yang sangat besar tersebut.”Pada akhir perbincangan, Kiai Said mengungkapkan kesediannya untuk menghadiri dan membuka Munas ke-4 KMNU. (Ahmad Nur Faid/Kendi Setiawan)
Dari Nu Online: nu.or.id
Kedung Sukun Adiwerna Tegal AlaSantri, Warta Kedung Sukun Adiwerna Tegal
