Minggu, 21 Januari 2018

Kiai NU Sudah Saatnya Dakwah di Dunia Maya

Purwakarta, Kedung Sukun Adiwerna Tegal - Di era digital seperti sekarang, kiai NU semestinya tidak hanya berdakwah di dunia nyata tapi harus mulai berdakwah di dunia maya. Karena daya jangkau yang lebih luas, praktis dan privasi yang kuat membuat dakwah di dunia maya ini menjadi sangat penting.

Demikian salah satu poin yang disampaikan oleh KH Maman Imanulhaq saat mengisi materi dalam kegiatan Pendidikan Kader NU di Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta, Ahad (28/2).

Kiai NU Sudah Saatnya Dakwah di Dunia Maya (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai NU Sudah Saatnya Dakwah di Dunia Maya (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai NU Sudah Saatnya Dakwah di Dunia Maya

"Memperkuat? dakwah di hadapan jamaah majelis taklim, pesantren, dan publik secara langsung harus tetap dijalankan," kata Kang Maman yang saat ini dipercaya sebagai Wakil Ketua Lembaga Dakwah PBNU ini.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Keadaan zaman ini juga mengharapkan para kiai untuk menyapa dan menyentuh pengguna media sosial yang didominasi oleh anak-anak muda, kaum kosmopolitan, dan kelompok sekuler yang haus akan nilai spiritualitas yang rasional, toleran, dan damai.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

"Kita harus mengakui bahwa kiai-kiai NU masih belum banyak mengisi ruang dakwah cyber," tambahnya.

Untuk itu, kita mengharapkan para kiai untuk memanfaatkan jaringan internet, terutama media sosial agar ajaran-ajaran Islam yang moderat, toleran, damai dan rahmatan lil alamin dapat menyentuh jamaah yang ada di dunia maya.

"Adanya propaganda intoleransi, radikalisasi, terorisme, pornografi dan amoral di dunia maya itu karena kurang berperannya kelompok moderat di sana," kata Pengasuh Pesantren Al-Mizan ini.

Menurut Kang Maman, sebuah postingan di media sosial dapat memberikan pengaruh terhadap sebuah kebijakan publik atau bisa juga dijadikan sebagai rujukan media massa.

"Saya pernah ngetwit kemudian banyak yang baca karena followers saya banyak, kemudian twit tersebut dijadikan sebagai rujukan kebijakan," tambahnya.

Para kiai juga diharapkan menggandeng anak muda untuk mendokumentasikan pengajian kitab kuning di pesantren, ceramah di majelis dan tablig akbar para kiai NU yang berisi ajaran Islam Ahlussunah wal Jamaah, prinsip? ke-NU-an, dan nilai kebangsaan.

Tiga hal yang menjadi ciri khas kiai NU ini kemudian diunggah di medsos dan Youtube agar bisa diakses publik yang lebih luas di seluruh dunia. (Aiz Luthfi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Kedung Sukun Adiwerna Tegal Khutbah, AlaSantri, Habib Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Kiai NU Sudah Saatnya Dakwah di Dunia Maya di Kedung Sukun Adiwerna Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Kedung Sukun Adiwerna Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Kedung Sukun Adiwerna Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock