Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Februari 2018

Hakikat Sujud dan Hikmahnya

Sujud merupakan salah satu rukun dalam shalat yang tidak boleh ditinggalkan. Namun sujud juga tidak baik jika asal dikerjakan. Karena dalam sujud itu terdapat nilai-nilai kerohanian yang sangat dalam. Dengan meletakkan kepala di bawah dan menempelkan kening dan hidung di atas tanah, dua lutut, dan telapak tangan serta ujung-ujung jarinya. Sebagaimana yang diterangkan oleh Rasulullah saw:

 

 ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ?

 

Hakikat Sujud dan Hikmahnya (Sumber Gambar : Nu Online)
Hakikat Sujud dan Hikmahnya (Sumber Gambar : Nu Online)

Hakikat Sujud dan Hikmahnya

Aku disuruh bersujud pada tujuh tulang pada kening seraya menunjuk dengan tangannya kepada hidungnya-, dua tangan, dua lutut dan ujung-ujung kaku.

 

Keterangan tentang posisi fisik di atas hendaknya tidak haya dilaksanakan tetapi juga diresapi. Karena sesungguhnya rambu-rambu itu mengandung hikmah yang bila dilaksanakan dapat membantu seorang lebih khusyu’ dan ihlash dalam shalat. Jika demikian, wajar kalau Rasulullah saw kana menemani sahabatnya yang banyak bersujud

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

 

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?  ? ? ? ?. ? : ? ? . ? : ? ? . ? ? ? . ? : ? ? ? ? ? ? ? ?

 

Dari Rabiah bin Ka’ab r.a, ia berkata: “Aku pernah bermalam bersama Rasulullah SAW kemudian aku membawa kepadanya air untuk beliau berwudhu dan buang hajat, lalu beliau bersabda: “Mintalah dariku”, aku berkata: “Aku meminta menjadi pendampingmu di syurga”, ia bersabda: “Mintalah selain itu”, aku berkata: “Aku hanya meminta menjadi pendampingmu di syurga”, Rasulullah SAW bersabda: “Mintalah selain itu”, aku berkata: “Itu permintaanku”, ia bersabda: “Bantulah aku mewujudkan permintaanmu dengan banyak engkau bersujud (shalat)”. HR. Muslim 1

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

 

Secara fisik kondisi sujud memang menunjukkan sebuah penghambaan total. Bagaimana posisi itu begitu sangat rendahnya. Namun dibalik kepasrahan dan kerendahan itu sesungguhnya Allah swt akan meninggikan derajatnya. Sebagaimana diterangkan

 

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

 

Dari Tsauban r.a ia berkata: “Aku mendegar Rasulullah SAW bersabda: “Perbanyaklah bersujud sesungguhnya engkau tidak melakukan satu sujudpun karena Allah, melainkan Allah mengangkatkan engkau dengan sujud tersebut satu derajat dan Allah menghapuskan darimu satu kesalahan”. HR. Muslim

 

Dan yang paling hakiki dari sujud adalah merasakan kedekatan antara seorang hamba dan tuhannya. Pada saat sujud itu bisa dengan mudah seorang hamba menitikkan air mata, atau merasa intim dengan Allah swt. Begitu yang diajarkan Rasulullah saw dalam haditsnya.

 

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?“? ? ? ? ? ? ? ?. ? ?”

 

Hadits riwayat Abi Hurairah Radhiyallahu’anhu, Bahwasanya Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: “Paling dekatnya seorang hamba dengan tuhannya ialah ketika dia bersujud. Maka perbanyaklah berdo’a”

 

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Kedung Sukun Adiwerna Tegal Sunnah, Santri, Lomba Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Sabtu, 17 Februari 2018

Lebih dari 2.600 Rumah di Kawasan Mayoritas Rohingya Dibakar

Coxs Bazar, Kedung Sukun Adiwerna Tegal - Pemerintah Myanmar melaporkan, lebih dari 2.600 rumah dibakar oleh tentara di wilayah mayoritas Rohingya di barat laut Myanmar pada pekan lalu, kata Reuters, Sabtu (2/9).

Sementara itu, sekitar 58.600 penduduk Rohingya telah melarikan diri ke negara tetangga, Bangladesh, menurut badan pengungsi milik PBB, UNHCR. Para relawan UNHCR tengah mengerahkan bantuan bagi mereka.

Lebih dari 2.600 Rumah di Kawasan Mayoritas Rohingya Dibakar (Sumber Gambar : Nu Online)
Lebih dari 2.600 Rumah di Kawasan Mayoritas Rohingya Dibakar (Sumber Gambar : Nu Online)

Lebih dari 2.600 Rumah di Kawasan Mayoritas Rohingya Dibakar

Pejabat Myanmar menyalahkan Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) atas pembakaran rumah-rumah tersebut. Kelompok tersebut mengaku bertanggung jawab atas serangan terkoordinasi terhadap pos keamanan pekan lalu yang memicu bentrokan dan serangan balik militer secara besar-besaran.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Seperti diberitakan sejumlah media, serangan mematikan yang dilancarkan gerilyawan Rohingya pada pos-pos keamanan di perbatasan di Rakhine, Myanmar utara, pekan lalu telah memakan puluhan korban jiwa, termasuk aparat milter.

Namun warga Rohingya yang melarikan diri ke Bangladesh mengatakan, sebuah kampanye pembakaran dan pembunuhan sengaja dilakukan oleh tentara Myanmar untuk memaksa mereka keluar.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Tragedi kemanusiaan yang menimpa 1,1 juta etnis Rohingya menjadi tantangan terbesar bagi pemimpin tertinggi Myanmar, Aung San Suu Kyi. Para kritikus Barat mengecam peraih nobel perdamiana itu karena terkesan membiarkan penindasan terhadap etnis beragama mayoritas Muslim itu.

"Aung San Suu Kyi benar-benar dianggap sebagai salah satu tokoh paling menginspirasi di zaman ini, namun perlakuan terhadap Rohingya, sayangnya, mengotori reputasi Burma," kata Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson dalam sebuah pernyataan.

Bentrokan dan aksi militer telah menewaskan hampir 400 orang dan lebih dari 11.700 warga non-Muslim dievakuasi dari daerah tersebut. (Red: Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Kedung Sukun Adiwerna Tegal Lomba, News Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Jumat, 16 Februari 2018

Baanar, Tameng Api Neraka dari Narkoba

Bondowoso,Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Kepala Nasional Baanar (Baanar) Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Idy Muzayyad mendukung hukuman tegas untuk pengedar dan bandar narkoba. Bahkan, menurut dia, Baanar? setuju memberlakukan hukuman mati.

“Kami mendukung hukuman mati. Mereka tidak mau dihukum mati, tapi mereka menghukum membunuh rakyat kita 30 orang lebih setiap hari. Ini tidak adil, maka hukuman mati sebagai ketegasan,” katanya pada Deklarasi Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar) dan Pemuda-Santri Bondowoso Anti Narkoba di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Desa Tansil Wetan Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso Sabtu (27/8) sore.

Baanar, Tameng Api Neraka dari Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
Baanar, Tameng Api Neraka dari Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

Baanar, Tameng Api Neraka dari Narkoba

Idy mengemukakan, menurut data dari Badan Narkotika Nasional (BNN), setiap hari ada 30 hingga 40 orang meninggal gara-gara narkoba. Menurut sumber yang sama pengguna narkoba saat ini ada sekitar 5,9 juta.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Narkoba, tambahnya, sudah memasuki ke segala lini dengan mudahnya. Bahkan pesantren sekalipun menjadi tempat potensial untuk menjadi tempat peredaran barang berbahaya itu.

"Kalau pesantren saja potensial, apalagi lembaga yang lain. Karena itu tidak bisa pemerintah bekerja sendirian dan masyarakat juga tidak bisa sendiri. Harus ada sinergi dengan pihak lain. Kami sebagai pemuda mendukung ketegasan aparat keamanan dalam menghadapi peredaran narkoba ini," jelasnya.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Baanar itu Badan Ansor Anti Narkoba. Logo berbentuk tameng, di dalamnya ada pemuda sehat tanpa narkoba yang warnanya putih, adalah hasil istikharah. "Artinya Baanar menjadi tameng khususnya kalangan muda dan umumnya warga NU dari bahaya narkoba," kata dia menjelaskan organisasi baru di tubuh Gerakan Pemuda Ansor? tersebut.

Baanar ini, tambah pria yang pernah Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, yaitu kependekan dari “waqina adzaa baanar”. Artinya jauhkan kami dari api neraka gara-gara narkoba.

Deklarasi tersebut dihadiri Wakil Bupati Bondowoso Salwa Arifin, para Muspika dan Muspida Bondowoso, Pengurus NU Bondowoso, banom-banom NU Bondowoso, santriwan-santriwati Mambaul Ulum, PKH se-Kabupaten Bondowoso dan wali santri PP Mambaul Ulum. (Ade Nurwahyudi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Kedung Sukun Adiwerna Tegal Lomba Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Kamis, 08 Februari 2018

Madrasah Qudsiyyah Kudus Songsong Satu Abad

Kudus, Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Semenjak lahir pada 1919 M yang didirikan oleh KH Raden Asnawi, Madrasah Qudsiyyah sudah meluluskan ribuan santrinya. Hingga menjelang satu abad berdirinya kini, banyak hal yang dipersiapkan oleh pihak Qudsiyyah, salah satunya adalah Ikatan Alumni Qudsiyyah (IKAQ).

Madrasah Qudsiyyah Kudus Songsong Satu Abad (Sumber Gambar : Nu Online)
Madrasah Qudsiyyah Kudus Songsong Satu Abad (Sumber Gambar : Nu Online)

Madrasah Qudsiyyah Kudus Songsong Satu Abad

Sebagaimana disampaikan Dr Ihsan, Ketua IKAQ, ia mengajak kepada alumni diberbagai daerah untuk berpartisipasi dalam mengadakan kegiatan dalam rangka satu abad Madrasah Qudsiyyah, membantu sesuai bidang masing-masing.

Pihaknya menjelaskan, banyak kegiatan yang akan disiapkan dalam rangka peringatan satu abad Madrasah yang didirikan oleh salah satu pendiri Nahdlatul Ulama itu.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

“Penulisan buku satu abad pengajian akbar, lomba, dakwah keliling, bazar, halaqoh, sepeda santai, dan lain sebagainya,” ungkapnya saat menyampaikan sambutan dalam Halalbihalal IKAQ di halaman MTs Qudsiyyah, Kamis (30/7) siang.

“Oleh karena itu, dalam rangka menyongsong satu abad ini, kami harap kepada semua alumni Qudsiyyah dimohon partisipasinya agar pelaksanaan peringatan satu abad Qudsiyyah bisa sukses sesuai dengan harapan para masyayikh (guru-guru sepuh),” tambah dosen STAIN Kudus yang juga Wakil PCNU Kudus itu.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Qudsiyyah (YAPIQ) KH Nadjib Hassan dalam sambutannya menegaskan, bahwa Halalbihalal bukanlah puncak dari kegiatan alumni, tetapi peran besar dari alumni adalah bagaimana menjaga keutuhan terutama di dalam menjaga aqidah Aswaja NU.

“Jangan sampai setelah keluar dari Qudsiyyah mengikuti aliran-aliran yang bertentangan dengan Aswaja NU. Kita itu punya Guru Besar yang namanya Mbah Sya’roni Ahmadi (Mustasyar PBNU), kenapa mengikuti guru-guru aneh yang tidak jelas sanad keilmuannya,” jelasnya.

Peran yang tidak kalah penting, lanjut Kiai Nadjib, mengangkat perekonomian para alumni. “Untuk itu, dua pokok tugas yakni aqidah dan perekonomian yang sangat penting diperhatikan untuk saat ini,” ujar mantan Ketua Paguyuban Pemangku Makam Auliya (PPMA) se-Jawa itu. (M Zidni Nafi’/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Kedung Sukun Adiwerna Tegal Lomba, Pemurnian Aqidah Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Jumat, 02 Februari 2018

Muslimat NU Sukabumi Deklarasikan Antinarkoba

Sukabumi, Kedung Sukun Adiwerna Tegal - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sukabumi mengadakan apel akbar di lapangan Sekarwangi Kecamatan Cibadak Sabtu, (22/10). Dalam rangka memperingati Hari Santri tersebut, ribuan santri datang dari berbagai pelosok daerah Sukabumi.

Pada kesempatan tersebut, Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Sukabumi mendeklarasikan antinarkoba. Ketua Muslimat Nenah Herlina mengatakan, deklarasi ini adalah tindak lanjut dari hasil keputusan musyawarah Muslimat NU di Malang, Jawa Timur yang merekomendasikan memberantas narkoba di berbagai daerah.

Muslimat NU Sukabumi Deklarasikan Antinarkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU Sukabumi Deklarasikan Antinarkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU Sukabumi Deklarasikan Antinarkoba

Adapun tindak lanjut setelah dideklarasikan tersebut, Muslimat NU akan mensosialisasikannya secara masif kepada masyarakat melalui pengajian-pengajian di majelis talim dari mulai tingkat kecamatan hingga tingkat desa.

“Ini menjadi kewajiban dan tanggung jawab bersama melindungi terhadap generasi muda khususnya, umumnya semua warga yang ada di Sukabumi.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Hadir pada kesempatan itu, Rais Syuriah PCNU KH Mahmud Mudrikah Hanafi, Ketua PCNU KH R. Abdul Basith,? Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, Ketua Majlis Ulama Indonesia KH M. Oman Komarudin, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sukabumi H. Agus Mulyadi, Sekertaris Daerah H. Iyos Somantri. Mereka ikut membubuhkan tanda tangan di atas spanduk deklarasi antinarkoba tersebut. (Sofyan Syarif/Abdullah Alawi)

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Kedung Sukun Adiwerna Tegal Lomba Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Senin, 29 Januari 2018

Sebelum Wirausaha, Muslimat NU Karanganyar Berlatih Merajut

Karanganyar, Kedung Sukun Adiwerna Tegal - Sedikitnya 100 orang terdiri atas perwakilan Muslimat NU se-Kabupaten Karanganyar mendapatkan pelatihan kewirausahaan dan keterampilan merajut di kediaman Ketua Muslimat NU Perum Josroyo Indah Jaten Karanganyar, Senin (2/1). Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan PT MAS Surakarta.

Dalam pelatihan ini para anggota Muslimat NU dibekali dengan keterampilan agar bisa berwirausaha sehingga mampu berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Selama pelatihan mereka diajari cara merangkai benang sehingga menjadi rajutan.

Sebelum Wirausaha, Muslimat NU Karanganyar Berlatih Merajut (Sumber Gambar : Nu Online)
Sebelum Wirausaha, Muslimat NU Karanganyar Berlatih Merajut (Sumber Gambar : Nu Online)

Sebelum Wirausaha, Muslimat NU Karanganyar Berlatih Merajut

Ketua Muslimat NU Karanganyar Hj Suliyastuti mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut untuk melatih dan mengolah keterampilan dan menambah pendapatan pengurus Muslimat NU.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

“Jika ibu-ibu terampil dalam membangun ekonomi, maka akan tercapai keluarga yang sakinah dan pasti akan mengantarkan negara baldatun thoyyibatun wa robbun ghafur," kata Sulis.

Dengan dilatih merajut setidaknya para anggota Muslimat NU bisa berwirausaha dan menciptakan sebuah usaha produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya, pungkas Sulis. (Ahmad Rosyidi/Alhafiz K)

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Kedung Sukun Adiwerna Tegal Internasional, Fragmen, Lomba Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Selasa, 16 Januari 2018

LFNU Jombang Cetak Kader Falakiyah di Setiap Kecamatan

Jombang, Kedung Sukun Adiwerna Tegal - Pengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Jombang kembali gelar pelatihan kaderisasi hisab dan rukyat, Ahad (19/11) di Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar, Jombang. Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang digelar sebelumnya pada periode I tahap I.

Ketua LFNU Jombang Mujazun mengatakan, ia dan segenap pengurus harian LFNU Jombang yang lain berkomitmen mencetak kader-kader falakiyah secara merata. Ini dapat dilihat dari delegasi peserta kegiatan yang berasal dari lintas pengurus NU, mulai dari tingkat IPNU-IPPNU, santri dan perwakilan dari MWCNU se-Jombang.

LFNU Jombang Cetak Kader Falakiyah di Setiap Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)
LFNU Jombang Cetak Kader Falakiyah di Setiap Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)

LFNU Jombang Cetak Kader Falakiyah di Setiap Kecamatan

"Dalam kegiatan kaderisasi hisab dan rukyat di Pesantren Mambaul Maarif Denanyar diikuti kurang lebih 80 peserta. Mereka terdiri atas IPNU-IPPNU, para santri dan perwakilan MWCNU se-Kabupaten Jombang," katanya.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Dalam pelatihan yang bekerja sama dengan pihak Pesantren Mambaul Maarif ini, Mujazun mengatakan bahwa para peserta disuguhi beberapa materi, yaitu hisab awal waktu shalat, hisab awal bulan hijriyah dengan sistem ephemeris, praktik ngukur arah kiblat dan teknik rukyatul hilal.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

"Materi-materi tersebut akan mendorong mereka dalam mencetak kader falakiyah ke depan," kata Mujazun.

Tak hanya itu, setelah pelatihan selesai, acara dilanjutkan dengan rukyatul hilal tanggal 1 Rabiul Awwal 1439 di Markaz Rukyah Lantai III Masjid Jami Denanyar Jombang. Para peserta tampak semangat dalam kegiatan praktik ini.

"Semangat para peserta dalam mengikuti kegiatan ini sangat kami apresiasi meskipun mulai pagi hingga petang hari para peserta tetap semangat dalam mengikuti tahapan-tahapan kaderisasi priode I tahap dua ini," tuturnya.

Mujazun mengatakan, kegiatan serupa sebagai tindak lanjut dari pelatihan kaderisasi priode I tahap dua ini akan kembali digelar pada Desember 2017 mendatang. Rencananya LFNU akan bekerja sama dengan pengurus MWCNU Kecamatan Ploso, Jombang.

"Mohon dukungannya, semoga misi kita membentuk dan menyiapkan kader falakiyah, khususnya di tingkat MWCNU bisa berjalan dengan baik dan bisa istiqamah," ucapanya. (Syamsul Arifin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Kedung Sukun Adiwerna Tegal AlaNu, Lomba, Syariah Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Kedung Sukun Adiwerna Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Kedung Sukun Adiwerna Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock