Sabtu, 23 Desember 2017

Antisipasi Teror, Banser DKI Rapatkan Barisan

Jakarta, Kedung Sukun Adiwerna Tegal
Belakangan ini, teror kembali melanda Indonesia dengan adanya bom Bali II dan terakhir pemenggalan 3 orang siswa SMU di Poso. Untuk mengantisipasi teror yang selalu terjadi menjelang Lebaran, Natal dan tahun baru khususnya di Jakarta, Banser DKI Jakarta mulai merapatkan barisan.

Banser DKI Jakarta menyadari betul bahwa teror yang akan terjadi di Jakarta memiliki efek yang luar biasa karena posisinya sebagai ibu kota negara. Terganggunya keamanan dalam negeri akan meruntuhkan kepercayaan internasional akan Indonesia yang pada akhirnya akan berdampak pada berbagai sektor ekonomi, termasuk pariwisata.

Selain peningkatan komunikasi antara anggota, Banser DKI juga telah melakukan pertemuan dan dialog sekaligus buka bersama pada Senin, (31/10) di gedung PBNU. “Acara ini untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan pada masyarakat di DKI Jakarta khususnya di lingkungan nU dalam mengantisipasi teror,” tandas Satkorwil Banser DKI Avianto Muhtadi.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh dari PWNU DKI, Ansor DKI dan badan otonom NU yang mendiskusikan aspek-aspek terorisme untuk meningkatkan kesadaran anggota Banser pada masalah yang saat ini menghantui dunia ini.

Kesadaran tentang bahaya terorisme tak cukup bagi anggota Banser saja karena penanganan terorisme harus komprehensif dan melibatkan masyarakat. Untuk itu Banser DKI juga akan membagikan stiker dan memasang spanduk di berbagai tempat strategis.

“Masyarakat perlu diberi pengetahuan tentang segala aspek yang terkait dengan teror bom serta upaya pencegahannya karena para pelaku terror dalam banyak peristiwa melakukan perencanaan sampai persiapan pengeboman biasanya bertempat di suati lingkungan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu untuk meningkatkan kesiapsiagaan Banser DKI juga membantu posko pengamanan lebaran mulai dari (H-1)-(H+1) di 10 titik transportasi yang meliputi pelabuhan Tanjung Priok, Terminal bus Kalideres, Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Senen, Stasiun Gambir, terminal Lebak Bulus, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulo Gadung, dan Stasiun Jatinegara.

Secara keseluruhan, akan diturunkan 100 personel dengan masing-masing lokasi 7 orang dan 30 orang di pusat komando untuk kendali dan patroli. Mereka akan bekerjasama dengan Polda Metro Jaya, DLLAJR dan aparat terkait lainnya. (mkf)

Dari Nu Online: nu.or.id

Kedung Sukun Adiwerna Tegal Hadits, Lomba, Nusantara Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Antisipasi Teror, Banser DKI Rapatkan Barisan (Sumber Gambar : Nu Online)
Antisipasi Teror, Banser DKI Rapatkan Barisan (Sumber Gambar : Nu Online)

Antisipasi Teror, Banser DKI Rapatkan Barisan

Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Antisipasi Teror, Banser DKI Rapatkan Barisan di Kedung Sukun Adiwerna Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Kedung Sukun Adiwerna Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Kedung Sukun Adiwerna Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock