Selasa, 27 September 2016

Tradisi Telasan Topak Akhiri Idul Fitri di Tapal Kuda

Jember, Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Jember dan masyarakat ? daerah ? tapal kuda, ? Jawa Timur mempunyai ? tradisi beda dalam mengakhiri Idul Fitri, yakni dengan menggelar telasan topak (lebaran ketupat). Setelah seminggu lamanya, masyarakat mengisi Idul Fitri dengan saling mengujungi rumah sanak kerabat lengkap dengan oleh-oleh kue dan nasinya, maka di hari ketujuh masyarakat membuat ketupat untuk ? dimakan bersama-sama ? atau disuguhkan kepada tamu yang datang.?

Telasan topak ini sekaligus menandai berakhirnya masa Idul Fitri. Tradisi kunjung-mengujungi rumah tetangga, famili dan sanak kerabat dalam rangka lebaran, biasanya juga berakhir.

Tradisi Telasan Topak Akhiri Idul Fitri di Tapal Kuda (Sumber Gambar : Nu Online)
Tradisi Telasan Topak Akhiri Idul Fitri di Tapal Kuda (Sumber Gambar : Nu Online)

Tradisi Telasan Topak Akhiri Idul Fitri di Tapal Kuda

"Setelah itu (telasan topak), lebaran sudah habis. Masyarakat sudah kembali seperti semula. Yang kerja, ya kerja. Yang mudik, juga kembali ke rantau dan sebagainya," jelas Wakil Ketua MWCNU Ajung, Nurhadi kepada Kedung Sukun Adiwerna Tegal di Jember, Kamis (29/6).

Kue dan nasi lengkap dengan lauk-pauknya menjadi ciri khas Idul Fitri saat mengunjungi ? famili. Dan satu lagi, ? saat si tamu berkunjung, pasti disuguhi makanan berat (mamirat) yang memang disiapkan selama lebaran di samping kue-kue yang tertata rapi di meja. Makanan tersebut hukumnya "wajib" disantap oleh si tamu.?

"Jadi, pindah-pindah kunjungan dari rumah ke rumah, itu harus makan. Kalau tidak, tuana rumah kadang tersinggung. Caranya, kita makan sedikit-sedikit saja, untuk persiapan makan di rumah sebelah," lanjutnya.?

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Tradisi lain yang ? juga mewarnai Idul Fitri adalah nyekar ke makam leluhur. Biasanya hal tersebut dilakukan usai melaksanakan shalat Idul Fitri. Namun sebelum itu, masyarakat (khususnya laki-laki /kepala rumah tangga) berkumpul di mushalla untuk syukuran atas datangnya Idul Fitri, ? lagi-lagi lengkap dengan kotakan kue dan nasinya untuk dibawa pulang oleh masing-masing peserta.?

"Selain pagi setelah shalat Idul Fitri, ? ada juga yang syukuran di malam hari raya, ? juga di mushalla," lanjut Nurhadi. (Aryudi A. Razaq/Abdullah Alawi)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Kedung Sukun Adiwerna Tegal Sejarah, Fragmen, Syariah Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Tradisi Telasan Topak Akhiri Idul Fitri di Tapal Kuda di Kedung Sukun Adiwerna Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Kedung Sukun Adiwerna Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Kedung Sukun Adiwerna Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock