Jumat, 18 Agustus 2017

Di Gedung PBNU, Warga Rayakan Harlah dengan Istighotsah

Jakarta, Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Dakwah memperingati hari lahir ke-93 NU dengan pengajian dan istighotsah. Acara berlangsung di pelataran Masjid An-Nahdlah, Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Rabu (27/4) malam.

Seusai istighotsah, sejumlah tokoh dan ulama memberikan taushiyah, antara lain KH Wahfiuddin Sakam, H Wahid Nuruddin, H Aziz Syafiuddin, H Misbahul Munir. Hadir dalam kesempatan itu para pengurus LD PBNU, peserta Pelatihan Kader Dakwah LD PBNU, dan masyarakat dari berbagai wilayah di Jabodetabek.

Di Gedung PBNU, Warga Rayakan Harlah dengan Istighotsah (Sumber Gambar : Nu Online)
Di Gedung PBNU, Warga Rayakan Harlah dengan Istighotsah (Sumber Gambar : Nu Online)

Di Gedung PBNU, Warga Rayakan Harlah dengan Istighotsah

Wakil Ketua LD PBNU H Wahid Nuruddin mengungkapkan, saat ini LDNU sebagai corong dakwah PBNU, secara kelembagaan sudah ada di mana-mana. Ini bisa mewarnai semua lapisan masyarakat dalam kehidupan berbangsa.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

LD PBNU sebagai corong ujung tombak NU, akan terus mengenalkan ajaran aswaja ke semua lapisan masyarakat. Pihaknya berkomitmen akan lebih sering menyelenggarakan istighotsah. Juga di DKI Jakarta pengkaderan dilakukan dengan membentuk stuktur NU sampai ke tingkat ranting, sekaligus memberikan pelayanan terhadap umat dengan prinsip rahmatan lil alamin, kata Kiai Wahid Nuruddin.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Ia mengaku kasihan terhadap adanya pihak-pihak yang pemikiran dan gerakannya ekstrem. Bagi NU, ini merupakan tantangan. Lembaga Dakwah NU (LDNU) berupaya mendekati mereka, karena mereka semua adalah saudara dalam bingkai NKRI.

Lebih kanjut Kiai Wahid Nuruddin mengungkapkan, LDNU memandang generasi muda sebagai ujung tombak kader bangsa dan negara harus memperbanyak belajar agama dengan baik dan benar, yaitu? kepada guru yang punya silsilah keguruan yang sanadnya mutasil atau menyambung sampai kepada Rasulullah. Merupakan hal yang otentik bagi NU adalah berilmu beramaliyah dengan acuan yang muttasil (sanad keilmuan yang jelas).

Sementara itu, Sekertaris LD PBNU H Nurul Yaqin Ishaq dalam kata sambutan berpesan, pada era sekarang, informasi dapat diakses dengan mudah. Warga Nahdliyin apabila mendengar informasi jangan serta merta percaya, tetapi hendaknya bertanya lebih dulu kepada yang lebih tahu untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. (Kendi Setiawan/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Kedung Sukun Adiwerna Tegal Kajian Islam, Ahlussunnah Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Di Gedung PBNU, Warga Rayakan Harlah dengan Istighotsah di Kedung Sukun Adiwerna Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Kedung Sukun Adiwerna Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Kedung Sukun Adiwerna Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock