Jumat, 06 Januari 2017

Tiga Pendekatan Menilai Fenomena HTI

Jakarta, Kedung Sukun Adiwerna Tegal



Wakil Ketua Umum Majelis Pemuda Islam Indonesia (MPII) Pusat Arif Fachruddin menyatakan, ada tiga pendekatan yang seharusnya digunakan dalam menyoroti fenomena HTI. Pertama, pendekatan keagamaan (diniyyah).?

Menurut dia, konsep khilafah adalah bersifat opsional (bukan keharusan), bukan sesuatu yang pasti ditetapkan dalam ajaran Islam.?

Tiga Pendekatan Menilai Fenomena HTI (Sumber Gambar : Nu Online)
Tiga Pendekatan Menilai Fenomena HTI (Sumber Gambar : Nu Online)

Tiga Pendekatan Menilai Fenomena HTI

“Namun pemimpin mereka mempropagandakan ide khilafah sebagai sesuatu yang qath’i,” kata Arif saat menjadi narasumber dalam acara seminar nasional dengan tema Penerapan Konsep Khilafah Bertentangan dengan Maqashid Syariah di Bumi Pancasila dan NKRI di Hotel Gren Alia Jakarta, Selasa (16/5) sore.

Baginya, kalau seandainya sistem khilafah diterapkan di Indonesia, maka Indonesia akan mengalami kemunduran. “Kalau sistem khilafah harus diterapakan, berapa abad kita harus mundur?” tegasnya.?

Kedua, pendekatan kebangsaan (wathoniyah). Wakil Sekretaris Pengurus Pusat Ma’arif NU itu berpendapat, umat Islam di Indonesia sudah terikat perjanjian suci dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara. Kalau seandainya ide khilafah diterapkan, maka umat Islam akan mengingkari konsensus tersebut.?

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

“Umat Islam terikat dengan komitmennya. Indonesia adalah darul ahdi wa syahadah. Rumah perjanjian suci dan rumah persaksian untuk mengisinya dengan nilai-nilai yang baik.” ungkapnya.

Terakhir, pendekatan hukum formal (qonuniyah). Menurutnya, keberadaan HTI terdaftar Kemen Polhukam sebagai ormas, namun pada dasarnya HTI adalah sebuah partai politik.?

Meski demikian, pemerintah memiliki hak untuk membubarkannya apabila ormas tersebut dinilai meresahkan dan merongrong keutuhan NKRI. Namun, pembubarannya harus sesuai dengan koridor hukum yang ada. (Muchlishon Rochmat/Abdullah Alawi)?

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Kedung Sukun Adiwerna Tegal RMI NU Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Tiga Pendekatan Menilai Fenomena HTI di Kedung Sukun Adiwerna Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Kedung Sukun Adiwerna Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Kedung Sukun Adiwerna Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock