Senin, 18 Januari 2016

Rektor Al-Ahqoff Yaman: Tanpa NU, Indonesia Bisa Hancur

Pamekasan, Kedung Sukun Adiwerna Tegal - Utuhnya Republik Indonesia saat ini tidak terlepas dari peran Nahdlatul Ulama (NU). Tanpa NU, Indonesia bisa mengalami kerusakan. Sebab, sejak berdiri NU merupakan organisasi besar di Indonesia yang hingga kini konsisten menyuarakan sekaligus menggerakkan spirit cinta tanah air.

Demikian disampaikan Habib Abdullah Muhammad Baharun saat mengisi Seminar Internasional di Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen, Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (26/3).

Rektor Al-Ahqoff Yaman: Tanpa NU, Indonesia Bisa Hancur (Sumber Gambar : Nu Online)
Rektor Al-Ahqoff Yaman: Tanpa NU, Indonesia Bisa Hancur (Sumber Gambar : Nu Online)

Rektor Al-Ahqoff Yaman: Tanpa NU, Indonesia Bisa Hancur

Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Konfercab PCNU Pamekasan yang akhirnya ditempatkan di Pesantren Kebun Baru Pamekasan, Ahad (27/3).

Rektor Al-Ahqoff Yaman ini menyebut NU sebagai rumahnya sendiri. Sebab, paham keagamaan dan kebangsaan yang dikristalkan NU menurutnya sudah lama mendarah daging dalam dirinya.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

"NU bukan hal baru lagi bagi saya. Sudah sejak lama saya berhubungan dengan NU. NU menjadi benteng utama dalam merawat dan menguatkan paham Ahlussunnah wal Jamaah. Sudah sejak lama, bahkan mulai masa penjajahan, NU sudah ada untuk menyebarkan paham tersebut. Keberadaan negara Indonesia yang penuh dengan keberagaman mampu dipertahankan oleh NU," terangnya.

Habib Abdullah juga menegaskan, segala upaya sebagian kelompok yang hendak memisahkan diri dari Republik Indonesia jelas menyalahi aturan agama. Pihaknya pun yakin, sekalipun berhasil memisahkan diri dari bangsa Indonesia gerakan itu akan mengalami kehancuran.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Habib Abdullah berharap semua itu menjadi pelajaran tersendiri bagi segenap ulama yang terlibat dalam Konfercab NU Pamekasan. Ia mengimbau agar konfercab dijadikan wasilah saja.

"Sementara tujuannya ialah penguatan organisasi demi kemaslahatan umat. Selama ini ulama-ulama Madura dijadikan panutan oleh wilayah lainnya. Sehingga, setelah terpilihnya ketua baru nantinya diharapkan agar segenap ulama di Kabupaten Pamekasan memiliki spirit baru dalam membina umat," tandasnya. (Hairul Anam/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Kedung Sukun Adiwerna Tegal Sejarah, Kajian Sunnah, Daerah Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Rektor Al-Ahqoff Yaman: Tanpa NU, Indonesia Bisa Hancur di Kedung Sukun Adiwerna Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Kedung Sukun Adiwerna Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Kedung Sukun Adiwerna Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock