Demak, Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Para santri Pondok Pesantren Futuhiyyah Mranggen, Demak, Jawa Tengah, meziarahi makam salah satu pengasuh mereka, KH Ahmad Muthohar bin Abdurrohman yang terletak di kompleks makam keluarga Pondok Pesantren Futuhiyyah, Mranggen, Selasa (18/3) pagi.
| Gali Keteladanan Lewat Ziarah Makam Pengasuh Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online) |
Gali Keteladanan Lewat Ziarah Makam Pengasuh Pesantren
Kegiatan yang merupakan bagian dari agenda peringatan haul ke-9 KH Ahmad Muthohar bin Abdurrohman ini diikuti lebih dari 300 santri. Acara diisi dengan pembacaan qoshidah ziarah kubur, tahlil, dan surat Yasin.Wakil Kepala Pondok Pesantren Futuhiyyah Ustadz Ahmad Farid Eko Wibowo yang memimpin acara ziarah menjelaskan sejumlah keteladanan KH Ahmad Muthohar.
Kedung Sukun Adiwerna Tegal
Menurutnya, KH Ahmad Muthohar merupakan pengasuh pesantren yang semasa hidupnya konsisten atau istiqamah dalam melaksanaan shalat berjamaah dan mengajar ngaji. KH Ahmad Muthohar sering pesan dengan ungkapan al istiqamah khairun min alfi karamah (istiqamah lebih unggul dari seribu keramat).Diceritakan, untuk bisa shalat jamaah bersama santri-santrinya KH Ahmad Muthohar rela menggunakan kursi roda menuju masjid saat ia sakit dan tidak kuasa jalan kaki.
Kedung Sukun Adiwerna Tegal
Sakit juga tidak menghalangi kiai ini untuk istiqamah mengaji para santri. Pernah suatu saat KH Ahmad Muthohar mengajar dengan berbaring di mihrab masjid karena sakit, sementara para santri duduk mendekat mengelilinginya. Kondisi belajar semacam ini berjalan beberapa tahun sampai akhir hayatnya. (Abdus Shomad/Mahbib)?
Foto:? ? KH Ahmad Muthohar bin Abdurrohman
Dari Nu Online: nu.or.id
Kedung Sukun Adiwerna Tegal Doa, Olahraga Kedung Sukun Adiwerna Tegal
