Jumat, 18 April 2014

Penegasan Peran NU untuk Bangsa dan Negara oleh Kiai Said

Jakarta, Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menegaskan supremasi peran Nahdlatul Ulama (NU) untuk bangsa dan negara. Hal ini ia sampaikan saat melakukan pidato kebudayaan dalam rangka Harlah ke-91 NU, Selasa (31/1) di halaman Gedung PBNU Jakarta.

Peran tersebut menurut Kiai Said ditopang kuat oleh para kiai di kampung dan puluhan ribu pesantren yang dimiliki oleh NU.?

Penegasan Peran NU untuk Bangsa dan Negara oleh Kiai Said (Sumber Gambar : Nu Online)
Penegasan Peran NU untuk Bangsa dan Negara oleh Kiai Said (Sumber Gambar : Nu Online)

Penegasan Peran NU untuk Bangsa dan Negara oleh Kiai Said

“Merekalah perekat kehidupan berbangsa dan mempunyai peran kuat dalam membentuk karakter bangsa yang santun, ramah, dan kuat,” ujar Kiai Said di hadapan warga NU, pejabat negara, dan tamu undangan yang memadati Gedung PBNU.

Berikut penegasan peran NU oleh Kiai Said dalam pidato kebudayaannya:

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Adalah Nahdlatul Ulama

Jauh sebelum Indonesia merdeka pada Muktamar 1936 di Banjarmasin menyatakan bahwa Indonesia adalah Darussalam.?

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Adalah Nahdlatul Ulama

Yang ? para ? pemimpinya terlibat ? aktif membidani kemerdekaan Indonesia. Melalui BPUPKI dan PPKI pada tahun 1945.?

Adalah Nahdlatul Ulama

Yang menyerukan Resolusi Jihad 22 Oktober 1945, kewajiban mengangkat senjata mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Adalah Nahdlatul Ulama

Yang berdiri terdepan melawan PKI pada tahun 1965 menyelamatkan Pancasila.

Adalah Nahdlatul Ulama

Di era orde baru menjadi Ormas yang pertama kali menerima Pancasila sebagai asas tunggal.

Adalah Nahdlatul Ulama

Yang terlibat aktif melahirkan era reformasi.

Adalah Nahdlatul Ulama

Yang menolak radikalisme agama dan sentimen SARA, yang kini mengancam keutuhan NKRI.

Adalah Nahdlatul Ulama

Yang puluhan juta warganya istiqomah membentengi Indonesia dari ekstrimisme kiri maupun ekstrimisme kanan.

Adalah Nahdlatul Ulama

Payung besar tegaknya toleransi beragama di Indonesia Adalah Nahdlatul Ulama.

Yang genap berusia 91 tahun pada 31 Januari 2017, dan tidak pernah sekalipun melakukan bughat/makar terhadap Pancasila dan NKRI.

Inilah Nahdlatul Ulama

Meski dibully, difitnah, dan dicaci tetap berdiri membela NKRI.

“Saudaraku sekalian, marilah melayani Nahdlatul Ulama seikhlas NU melayani NKRI,” tegas Kiai Said. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Kedung Sukun Adiwerna Tegal Aswaja Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Penegasan Peran NU untuk Bangsa dan Negara oleh Kiai Said di Kedung Sukun Adiwerna Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Kedung Sukun Adiwerna Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Kedung Sukun Adiwerna Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock