Jumat, 27 September 2013

Maarif NU Jatim Berhasil Selamatkan Aset

Surabaya, Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Melalui perjuangan yang tidak kenal lelah, aset organisasi yang semula bermasalah akhirnya dapat dikuasai secara aman. Ini adalah pelajaran berharga agar berhati-hati dalam melakukan pengelolaan aset supaya tidak berpindah kepemilikan.

Pengalaman itu diceritakan Ketua Pengurus Wilayah Lembaga Pendidikan Maarif NU Jawa Timur, DR Akhmad Muzakki, Selasa (11/6) terkait penyelamatan salah satu aset di wilayah Sidoarjo. Bangunan yang setiap harinya digunakan untuk proses mencetak sejumlah kebutuhan LP Maarif NU Jatim ini ternyata menyisakan kisah yang demikian panjang dan berliku.

Maarif NU Jatim Berhasil Selamatkan Aset (Sumber Gambar : Nu Online)
Maarif NU Jatim Berhasil Selamatkan Aset (Sumber Gambar : Nu Online)

Maarif NU Jatim Berhasil Selamatkan Aset

Dosen pasca sarjana IAIN Sunan Ampel ini menceritakan, awalnya pembelian bangunan tersebut dilakukan dengan saling percaya. "Transaksinya terjadi pada tahun 1991 yang lalu," kenangnya. Namun dalam perjalanannya, ternyata sertifikat bangunan tersebut diagunkan ke salah satu bank.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

"Celakanya, pihak pemilik sama sekali tidak membayar cicilan yang harusnya menjadi tangungjawabnya," terangnya. Dengan demikian, bunga dari cicilan pinjaman tersebut menumpuk. "Jumlahnya sampai ratusan juta rupiah," sergahnya.

Namun dengan pendekatan hukum dan kekeluargaan akhirnya proses penyelamatan itu berjalan sukses. "Perjalanannya sangat berliku dan menguras energi dan tenaga," kata komisioner Dewan Pendidikan Propinsi Jawa Timur ini.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

"Tidak tehitung berapa jumlah uang yang kami keluarkan untuk proses ini," katanya. "Itu tentu saja belum termasuk usaha negosiasi kepada sejumlah orang dan instansi yang tidak pernah lelah kita lakukan," lanjutnya.

Kini, bangunan yang berada di arah pintu keluar terminal Bungurasih itu telah sah menjadi miliki organisasi. "Bila dirupiahkan, harganya bisa sampai dua milyar," katanya sembari tersenyum.?

Karena itu, Muzakki berharap agar keinginan dalam menjaga dan mengamankan aset di lingkungan NU dapat menjadi kesadaran bersama.?

Ia memperkirakan bahwa di banyak tempat, kejadian serupa akan terjadi. "Karena itu untuk penataan aset adalah kebutuhan sangat mendesak," terangnya.

"Kalau hal itu sudah menjadi kesadaran bersama, dapat dipastikan bahwa NU adalah organisasi yang kaya dalam jumlah anggota serta aset yang dimiliki," pungkasnya.?

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor; Syaifullah

Dari Nu Online: nu.or.id

Kedung Sukun Adiwerna Tegal Nusantara, Bahtsul Masail, Pondok Pesantren Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Maarif NU Jatim Berhasil Selamatkan Aset di Kedung Sukun Adiwerna Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Kedung Sukun Adiwerna Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Kedung Sukun Adiwerna Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock