Jumat, 25 Januari 2008

Menkopolhukam: Kita Dapat Titipan dari KH Hasyim Asy’ari

Jakarta, Kedung Sukun Adiwerna Tegal - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto memuji perjuangan para ulama dan kaum santri dalam merebut kembali kemerdekaan saat tentara Inggris (NICA) hendak menguasai Indonesia pada tahun 1945. Jasa tersebut terekam dalam seruan perang suci melawan penjajah oleh Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari yang dikenal dengan Resolusi Jihad.

Ia mengatakan, Resolusi Jihad muncul setelah Presiden Soekarno berkonsultasi kepada KH Hasyim Asy’ari dan meminta bantuan terkait situasi genting Indonesia yang baru sebulan memproklamasikan kemerdekaannya. Melalui Resolusi Jihad, pecahlah pertempuran heroik pada tanggal 10 November yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Menkopolhukam: Kita Dapat Titipan dari KH Hasyim Asy’ari (Sumber Gambar : Nu Online)
Menkopolhukam: Kita Dapat Titipan dari KH Hasyim Asy’ari (Sumber Gambar : Nu Online)

Menkopolhukam: Kita Dapat Titipan dari KH Hasyim Asy’ari

“Kita ketitipan warisan dari Kiai Hasyim Asy’ari, yakni warisan kemerdekaan,” katanya di hadapan ribuan warga yang memadati Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (21/10) malam, dalam acara pembacaan shalawat Nariyah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional.

Menurutnya, setelah kemerdekaan ini dinikmati perjuangan bangsa Indonesia masih belum selesai. Warisan kemerdekaan tersebut, katanya, mesti dijaga dan diisi bersama-sama dalam rangka mewujudkan Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur, bukan untuk diri kita sekarang melainkan pula untuk generasi yang akan datang.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Turut hadir dalam kesempatan ini Rais ‘Aam PBNU KH Ma’ruf Amin, Katib ‘Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Sekjen PBNU H Helmy Faishal Zaini, Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf, Mustasyar PWNU DKI Jakarta KH Maulana Kamal Yusuf, pejabat daerah setempat, dan segenap pengurus syuriyah dan tanfidziyah PWNU DKI Jakarta.

Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Acara pembacaan shalawat Nariyah tersebut menjadi bagian dari agenda Pembacaan 1 Miliar Shalawat yang digelar secara serentak di Indonesia. Selain di Jakarta, pembacaan shalawat Nariyah juga dipusatkan di Lamongan, Lirboyo, Pasuruan, Situbondo, Lampung Tengah, Balikpapan, dan Samarinda. (Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Kedung Sukun Adiwerna Tegal Pondok Pesantren, Ahlussunnah Kedung Sukun Adiwerna Tegal

Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Menkopolhukam: Kita Dapat Titipan dari KH Hasyim Asy’ari di Kedung Sukun Adiwerna Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Kedung Sukun Adiwerna Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Kedung Sukun Adiwerna Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Kedung Sukun Adiwerna Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock